Trik Mendapatkan Trafik Organik

Pada dasarnya, Google menggunakan 3 kategori penilaian untuk trafik blog maupun website, yaitu Organic, None, dan Referral. 

Trafik yang dimaksud adalah lalu lintas pengunjung ke situs sobat. 

Lebih jelasnya, begini sob..

Jika para penelusur internet mengunjungi website/blog kamu, Google selalu menganalisis sumber data kunjungan mereka. 

Artinya, data yang dikumpulkan salah satunya adalah bagaimana mereka dapat menemukan halaman sobat di Internet.

Untuk itu, sebelum mengetahui tips sederhananya, mari pahami terlebih dahulu ketiga kategori trafik yang dimaksudkan.

Organic adalah trafik yang berasal dari data penelusuran mesin pencari (search engine) di internet. Sumber: Google search, bing, yahoo dan lainnya.

None adalah trafik yang berasal dari mesin telusur yang tidak berdasarkan pada kata kunci penelusuran tertentu. Cara penelusuran ini biasanya ditandai dengan “direct”. Juga, trafiknya bersumber dari akses platform yang digunakan sendiri. Misalnya, membuka situs melalui menu dashboard blogspot, dan lainnya.

Referral adalah trafik yang berasal dari backlink. Backlink yang dimaksudkan tidak hanya terbatas pada usulan rekomendasi link aktif menggunakan jasa penyedia backlink tertentu. Tetapi, juga berasal dari media sosial di internet. Sumber: Facebook, twitter, dll.

Nah, dari ketiga kategori trafik tersebut, None adalah salah satu trafik yang tidak menguntungkan untuk situs sobat. 

Dilihat dari aspek kualitas trafik, organik menduduki kelas atas. Selanjutnya diikuti oleh referral dan terakhir None (direct) traffic. 

Sobat yang menggunakan jasa backlink sebenarnya tidak begitu berpengaruh. Sebab, itu hanya masuk pada kategori referral saja. Memang menguntungkan, tetapi nilainya sedikit dan tidak dapat melebihi organik, kecuali konten dalam situs sobat mengikat minat atau dapat menjalin engagement terhadap pengunjung. 

Artinya, konten sobat memiliki nilai jual yang tinggi dan pengunjung ingin kembali lagi di lain waktu.

Meskipun demikian, menggunakan jasa backlink dari situs yang populer dan relevan dengan topik, setidaknya, dapat menghantarkan para pembaca ke situs sobat. 

Selain itu, publikasi konten melalui media sosial juga termasuk bagian dari backlink. 

Bagaimana cara mendapatkan trafik organik

  1. Sobat wajib mengetahui dari mana saja asal usul trafik organik seperti telah dijelaskan sebelumnya.
  2. Lakukan registrasi url situs ke GSC, GNews, Bing webmaster dan lainnya.
  3. Buat konten yang menarik dan terfokus pada satu topik. Dari topiknya, buat ruang lingkup khusus (niche) supaya konten terarah dan spesifik. Hal ini dapat menarik minat baca pengguna internet dan bertahan lama (engaging).
  4. Buat konten dengan target kata kunci kompetitif.
  5. Hindari konten plagiat. Plagiat itu biasanya dianggap spam; tidak berbobot, tidak berguna (unwanted).
  6. Buat konten dengan menggunakan penjelasan sederhana dan mudah dipahami berbagai kalangan usia pembaca.
  7. Buat konten yang andal dan unik. Konten seperti itu dianggap berkualitas oleh pembaca apalagi jika anda mengulas hal menarik dan bermanfaat secar akademis maupun non akademis. 
  8. Ketahuilah bahwa konten yang bermanfaat PRAKTIS lebih disukai pembaca di dunia. 

Itulah beberapa tips dari saya, sob. Jika ada yang dianggap tidak relevan, silakan dikoreksi melalui kolom komentar. Selain itu, gambar di bawah ini hanyalah figure ilustrasi mengenai trafik dimaksud. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *