Pencairan Bantuan BPJS Ketenagakerjaan (BSU) Termin Kedua Batch V

GalerikuKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali mendistribusikan subsidi gaji/upah (BSU) termin kedua bagi para pekerja/buruh yang masuk dalam tahap (batch) V. Pada tahap V termin kedua ini, Kemnaker menyalurkan bantuan subsidi gaji/upah  sebesar Rp1,2 juta untuk periode November-Desember 2020 kepada 567.723 pekerja/buruh.

“Pemerintah kembali menyalurkan bantuan subsidi gaji batch V untuk termin kedua ini kepada 567.723 juta pekerja/buruh, ” kata Menaker Ida di Jakarta,  Rabu (25/11/2020).

Dengan disalurkankan tahap V termin kedua ini, maka Kemnaker telah menyalurkan BSU dari tahap I hingga tahap V, total sebanyak 11, 052 juta penerima. Sedangkan berdasarkan laporan  data per 23 November 2020, BSU termin kedua telah diterima oleh 5, 928 juta  orang penerima BSU. 

Menaker Ida menjelaskan secara rinci penyaluran BSU sejak tahap I hingga tahap V. Tahap I Kemnaker menyalurkan BSU kepada 2.180.382 pekerja/buruh, tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja/buruh, tahap III disalurkan kepada 3.149.031 pekerja/buruh, tahap IV 2.442.289 pekerja/buruh dan tahap V kepada 567.723 juta pekerja/buruh.

Baca Selengkapnya : Cara Cek Penerima Bantuan UMKM

“Penyaluran BSU ini, tentunya setelah diproses oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) kepada bank penyalur, untuk selanjutnya di ditransfer ke rekening penerima baik Himbara (Himpunan Bank-Bank milik Negara) maupun non-Himbara, ” kata Menaker Ida.

Menaker Ida mengungkapkan berdasarkan kajian yang dilakukan Barenbang Kementerian Ketenagakerjaan, bahwa dengan berbagai skenario subsidi gaji/upah memberikan dampak positif terhadap konsumsi rumah tangga dan pertumbuhan ekonomi. 

Dengan kata lain, subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh dengan gaji/upah di bawah 5 juta per bulan terbukti dapat mendorong konsumsi rumah tangga yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi.

“Dalam beberapa kesempatan saya bertemu langsung dengan para penerima BSU untuk mengecek langsung penerima nya sesuai kriteria dan memiliki manfaat. Alhamdulillah para penerima BSU tersebut mengaku adanya BSU sangat membantu untuk mempertahankan daya beli dan konsumsi rumah tangga khususnya pemenuhan kebutuhan sehari-hari,”kata Menaker Ida.

No comments

  1. Saya sampai saat ini belum pernah mendapatkan Program pemerintah Bantuan Subsidi Upah (BSU) Permenaker No.14 Tahun 2020 saya memenuhi persyaratan Permenaker,maupun data pribadi sesuai Disdukcapil,dan No.Rek data semua Valid sesuai NIK,saya dari Termin 1 Tahap 1-5 dan ini sudah memasuki PENCAIRAN Termin 2 Tahap 1-3 saya belum mendapatkan BLTnya sama sekali Ibu Ida Fauziah,Mohon jawaban atau penjelasan Ibu Ida Fauziah???

  2. Saya sampai saat ini belum pernah mendapatkan Program pemerintah Bantuan Subsidi Upah (BSU) Permenaker No.14 Tahun 2020 saya memenuhi persyaratan Permenaker,maupun data pribadi sesuai Disdukcapil,dan No.Rek data semua Valid sesuai NIK,saya dari Termin 1 Tahap 1-5 dan ini sudah memasuki PENCAIRAN Termin 2 Tahap 1-3 saya belum mendapatkan BLTnya sama sekali Ibu Ida Fauziah,Mohon jawaban atau penjelasan Ibu Ida Fauziah???

  3. saya ga pernah dapat malah

  4. Apabila nik sudah pernah di daftarkan prakerja tidak akan dpt bantuan subsidi upah..

  5. Coba konfirmasi ke hrd perusahaan tmpt bpk bekerja

  6. Dari termin pertama sampai sekarang saya belum menerima padahal teman teman sekerjaan dah padaenerima semua

  7. Semua syarat terpenuhi dan pendaftaran pun tidak terlambat,keperusahaan juga sudah lapor katanya datanya sudah masuk semua

  8. Mungkin nik ktp bpk sudah terdaftar bantuan lainnya sehingga bantuan subsidi upah tidak cair

  9. Saya termin 1 sudah menerima blt di tahap 3, tapi kok sekarang sudah tahap 5 saya belum menerima apakah tidak sama dengan termin satu atau ada perubahan data trimaksih

  10. apabila sudah menerima pada termin ke 1 otomatis untuk termin ke 2 juga akan cair.. ditunggu saja pak ^tsb^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *